Slideshow
Tags & Categories

Posts Tagged ‘media’

Maraknya aksi video porno yang terekspose di media massa akhir-akhir ini menimbulkan polemic tersendiri di masyarakat. Kasus Ariel Peterpan yang menjadi hangat dan perhatian publik hingga berujung pada putusan hukuman bagi Ariel Peterpan 3,5 tahun. Belum lagi kasus ini selesai, Bengkulu juga dihebohkan dengan kasus video porno Kepahiang.

Dua PNS Kabupaten Kepahiang disebut-sebut mirip pelaku adegan porno didalam video tersebut. Kasus video porno Kepahiang yang akhir-akhir ini menghebohkan publik, tak ayal juga membuat para pejabat gerah, dan ikut berkomentar. Hingga mengambil aksi dari meredarnya video porno tersebut. Ancaman hukuman pemecatan juga turun ketika Inspektorat melakukan pemeriksaan kepada kedua pelaku video porno tersebut. Selain itu, kasus lapor melapor antara wartawan dan pelaku juga ikut membuat hangat kasus video porno tersebut. Hingga di upload-nya video porno Kepahiang tersebut kedalam situs jejaring sosial, youtube, yang makin menggemparkan publik.

Kasus sosial seperti ini sepertinya sangat disukai oleh publik. Hingga menjadi sorotan tersendiri. Mulai dari para tokoh berbicara hingga masyarakat umum memberikan komentarnya. Namun hal tersebut menjadi pertanyaan besar bagi kita. Mengapa kejadian di ruang privat tersebut dapat menjadi konsumsi publik secara massal?

Ada beberapa pemikiran terhadap permasalahan ini.

  • Secara mendasar, kita harus menelisik bahwa hubungan intim yang dilakukan manusia, secara alamiah hubungan tersebut tidak ingin diketahui oleh manusia lainnya. Kecuali untuk beberapa tujuan, seperti untuk dikomersialkan, atau untuk kepuasan tertentu (bagi orang yang mempunyai penyakit tertentu). Jika tidak, berarti video yang dibuat tersebut hanya dilakukan untuk konsumsi privat
  • Jika hubungan di ranah privat tersebut diketahui oleh publik, kita secara sadar akan bertanya. Siapakah yang menyebarkan video yang berisi hubungan intim tersebut? Seterusnya kita juga akan bertanya, apakah alat yang membantu tersebarnya video tersebut secara massal ke publik?
  • Jika ada yang bertanya, betapa biadabnya orang-orang yang berada dalam video tersebut. Hal ini membuat kita bertanya, lebih biadab mana orang yang mempublikasikan video tersebut kepada publik?
  • Hubungan seksual seringkali dikaitkan dengan asumsi moral seseorang. Padahal pertanggungjawaban yang dilakukan terkait dengan hukum yang berada dalam masyarakat dan kepada Sang pencipta. Sehingga men-judge seseorang dalam video porno juga sebenarnya tidak menghukum pelaku sesungguhnya. Hingga mendeskreditkan pihak tertentu dan akhirnya memicu kegiatan anarkis. Read the rest of this entry »
Sponsors
ad amenroom
Chatt with Me
Blog Statistics